Selasa, 07 Oktober 2014

Hubungan Ginjal Dengan Anemia



Salah satu fungsi ginjal adalah menghasilkan hormon Eritropoietin yang berguna untuk memproduksi sel darah merah dan menjaga keseimbangan kadar oksigen dalam darah pada pasien dengan menurunkan fungsi ginjal maka produksi hormon Eritropoietin ini menjadi berkurang selain itu juga terjadi gangguan fungsi sum sum tulang yang mempengaruhi produksi sel sel darah merah sehingga jadi anemia pengobatan yang di lakukan untuk anemia pada penyakit gagal ginjal kronis bisa dengan beberaa cara :
  1. mengatasi hal hal yang mungkin menjadi penyebab anemia seperti adanya pendarahan dan infeksi 
  2. pemberian suplemen dan jat besi. 
  3. transfusi darah 
  4. pengobatan dengan injeksi atau suntikan Eritropoietin 
Pemberian transfusi darah dahulu menjadi pilihan pengobatan satu satunya untuk mengatasi anemia namun memiliki beberapa resiko antara lain reiko tertularinfeksi (HIV, Hepatitis, Sipilis) adanya reaksi tranfusi seperti gatal pada seluruh tubuh dan hemosiderosis yang menyebabkan kulit menjadi hitam dan menggunakan Eritropoietin (EPO) maka penataleksanaan anemia pada pasien penyakit ginjal kronis dengan hemodialisa memiliki banyak pilihan yang lebih aman dan praktis.

Pada sebuah penelitian yang di lakukan oleh aloznino-sarafian dkk. pada 832 pasien yang di rawat inap dengan penyakit diabetes menyebutkan 334 orang di antaranya menderita anemia rasio yang lebih tinggi (40%) di bandingkan dengan populasi pasien berobat jalan. Penelitian juga menemukan bahwa pasien yang anemia cenderung lebih tua (usia rata rata 71 tahun) di bandingkan dengan pasien diabetus yang tidak anemia serta presentasi yang lebih besar adalah perempuan (52,4% vs 44,4% pasien yang tidak anemia. sebagai tambahannya 39% anemia memiliki gangguan fungsi ginjal.  

Tidak ada komentar :

Posting Komentar